Selasa, 25 Desember 2012

Tidur telanjang itu sehat



Tidur adalah proses yang sangat penting bagi tubuh. Saat kita terlelap, semua prose perbaikan tubuh
terjadi. Peneliti menyarankan
Anda menggunakan pakaian longgar atau bahka tidak
mengenakan pakaian sama
sekali, sehingga dapat mempercepat kinerja tubuh
dalam proses perbaikan.

Selama tidur, tubuh Anda akan
bersandar otot. Tetapi ada
proses-proses penting lainnya
yang terjadi pada tubuh ketika
kita tidur. Selama tidur tubuh
diperbaiki dan detoksifikasi
(mengeluarkan racun).
Tidur juga memberikan kesempatan
bagi sistem kekebalan tubuh
untuk memproduksi hormon
imunitas (sistem kekebalan).

Bagi wanita, lebih baik bra Anda
dilepas saat Anda tidur.� Wanita
yang ingin menghindari kanker
payudara harus mengenakan bra
dalam waktu sesingkat mungkin
dan sebaiknya kurang dari 12
jam per hari. “Waktu terbaik
untuk beristirahat bagi payudara
adalah saat tidur tanpa bra.
Jangan pernah tidur dengan bra,
“kata Soma Grismaijer peneliti
Australia.
Menggunakan bra terlalu lama
dapat meningkatkan suhu
jaringan payudara, sehingga
meningkatkan hormon prolaktin
(hormon yang berfungsi untuk
merangsang kelenjar susu) lebih
tinggi.
Hal ini dapat
mempengaruhi pembentukan
kanker payudara. Selain itu,
dengan menggunakan bra
seringkali atau memakai bra
yang terlalu ketat sangat
berbahaya bagi kesehatan
karena juga dapat membatasi
aliran getah bening pada
payudara. Biasanya, cairan getah
bening mencuci bahan limbah
dan racun lainnya, dan juga
menghapusnya dari payudara.


Sementara itu, bagi Kaum Adam
harus menggunakan pakaian
longgar atau tidak memakainya
sama sekali. Hal ini untuk
memberikan kesempatan bagi
testis untuk mengurangi
temperatur yang akan tetap
menjaga kualitas sperma. Organ
reproduksi jantan di luar tubuh,
sehingga sangat dipengaruhi
oleh kondisi dan pakaian di
sekitarnya. Jika seorang pria
memakai celana ketat atau
pakaian terlalu lama, dapat
meningkatkan suhu di sekitar
organ reproduksi dan tentunya
akan mempengaruhi produksi
sperma.
Testis tidak dapat berfungsi
dengan baik kecuali suhu dingin
dari bagian tubuh lainnya. Jika
suhu testis dinaikkan sampai 98
derajat F (36,67 derajat C), itu
akan berhenti memproduksi
sperma. Ketika produksi
terganggu, maka dampak negatif
dapat berlangsung selama
berbulan-bulan. Hal ini dapat
menurunkan jumlah sperma,
sehingga sperma mati dan
mempengaruhi morfologi
sperma sendiri.
Selain itu, tidur tanpa
mengenakan pakaian
memungkinkan udara menjadi
merata sehingga panas tubuh
bisa terdistribusi dengan baik.Hal
ini akan melancarkan sistem
peredaran darah tubuh.


Tidur
dengan mengenakan pakaian
dapat membatasi aliran udara di
kulit dan mengganggu
penguapan keringat, terutama di
bagian intim baik perempuan
dan laki-laki.

Mau sehat kan ?
Ayo tidur telanjang... tp ingat tidurnya jangan di teras rumah ya..dan pake selimut ..tar nyamuknya tambah nakal tu gigitnya.. Hohoho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar